Blogger di Tengah Era Citizen Jurnalism

Saat terjadi tsunami di Aceh beberapa tahun lalu, kita bisa melihat detik-detik awal terjadinya bencana tersebut melalui televisi. Dan stok-stok gambar bergerak tersebut kebanyakan bukanlah hasil kerja wartawan, melainkan dari masyarakat biasa yang kebetulan membawa kamera video dan merekam kejadian itu. Memang gambar video tersebut berkualitas rendah –banyak goyang, blur, dan ber-resolusi rendah- , tapi justru mengandung nilai berita yang sangat tinggi. Konon Reuters justru membagikan Nokia N75 kepada respondennya agar bisa melakukan liputan secara langsung saat ada peristiwa yang tak terduga.

Ya, sekarang ini masyarakat awam sekalipun sudah bisa terlibat dalam jurnalisme media massa, meski masih sangat terbatas. Metro TV selama ini sudah rutin menerima video kiriman dari masyarakat, dan menayangkannya dalam program Suara Anda, Snapshot, dan program barunya I-Witness. Anda tidak perlu memiliki kamera video dengan 3 CCD, karena rekaman dari kamera handphone pun diterima, asalkan mengandung nilai berita. Sedangkan media cetak, seperti Republika dan Media Indonesia juga sudah mulai ‘membuka diri’ atas citizen journalism dengan memuat artikel dan foto dari publik. Posisi masyarakat yang dulu hanya menjadi khalayak pengkonsumsi media, sekarang ini juga bisa memposisikan dirinya sebagai komunikator melalui media massa.

Sebenarnya kita bisa mengaplikasikan citizen journalism tanpa harus melalui media massa jenis old fashion –koran, tv, radio. Yakni melalui blog, meski pengaksesnya tak sebanyak media massa old fashion, tapi blog juga memiliki pengaruh yang besar, bahkan blog bisa dibilang lebih demokratis dan liberal dibanding media massa biasa. Blog hampir tidak dibatasi oleh etika apapun, inilah perbedaan mendasar antara citizen journalism versi blog dengan versi media massa. Citizen journalism versi media massa harus terlabih dahulu berada di meja redaksi sebelum dipublikasikan, demi menjaga objektivitas, netralitas, dan nilai kebenaran.

Sedangkan citizen journalism versi blog, pemilik blog lah yang menangani semuanya, dari mulai sebagai ‘wartawan’, ‘redaktur’, hingga menangani publikasinya. Tapi dampak dari media blog ternyata tidak kalah dibanding media massa old fashion. Pada waktu pemilihan Presiden AS tahun 2004, baik kubu Demokratik maupun Republik memberikan surat ijin pers kepada blogger untuk meliput konvensi. Hal tersebut menunjukkan bahwa blogger juga memiliki kredibilitas dan pengaruh. Contoh lain, menteri dari negeri seberang sampai mencak-mencak gara-gara tulisan di blog.

Web seperti Wikimu.com secara kasat mata menampung tulisan-tulisan dari masyarakat biasa. Web ini mulai dari awal sudah memproklamirkan diri sebagai web citizen journalism. Selain Wikimu, masih ada lagi Panyingkul.com, Kabarindonesia.com, dan masih banyak lagi. Kalau Anda memang gemar menulis, silakan menjadi anggotanya.

Blog bukanlah barang suci, tapi ingatlah bahwa media massa sekalipun kadang kala juga bisa tidak suci. Selalu saja ada ‘tangan tak terlihat’ dan ‘kepentingan lain’ yang mempengaruhi netralitas penyajian informasi. Kalau sudah begitu, blog dan media massa harusnya bisa saling mengisi, melengkapi, dan mengingatkan.

Lalu kita sebagai pengakses blog dan sekaligus media massa musti bagaimana? Ya, pandai-pandai lah menyaring informasi, ‘kunyah dulu’ dan ‘rasakan’, jangan langsung ‘telan’, karena Anda sendiri sebenarnya bisa menjadi watch dog dari sebuah media.

PS: Orang di sebelah mengaku sudah lama melakukan watchdogging terhadap blog saya ini. Dia bilang, blog ini penuh kibul dan omong kosong belaka.

Wah, saya jadi merasa bersalah dengan Anda semua yang pernah berkunjung ke blog ini, semoga Anda tidak menuntut saya untuk mengembalikan uang yang terbuang percuma untuk membayar bandwidth saat mengakses blog ini. Saya benar-benar mohon ampun, pembaca blog yang bijak dan budiman harap maklum.

oleh : Wong Solo

About gurusmp5

suatu tempat yang baik untuk belajar dan mengajar
This entry was posted in Hobies. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s