Sinergi-Dahsyat Menulis dengan Internet: The World’s Greatest Idea

Oleh Hernowo
“Ada alasan sederhana mengapa sejarah manusia dibagi menjadi prasejarah dan sejarah,” tulis John Farndon ketika membuka uraiannya tentang mengapa menulis menjadi gagasan kedua terbesar setelah internet. “Dalam era prasejarah, tidak ada tulisan untuk merekam cerita; dalam era sejarah ada. Penemuan penulisan merupakan bendunganterpenting dalam sejarah manusia. Hal itu memungkinkan terjadinya sejarah.”
Saya semula heran dengan kata terjemahan “bendungan” di situ—maklum saya membaca buku Farndon lewat terjemahan bahasa Indonesianya. Bendungan adalah bangunan penahan atau penimbun air untuk keperluan irigasi atau pembangkit tenaga listrik. Menulis—sebagaimana yang saya pahami—pada gilirannya dapat digunakan untuk membendung aliran sejarah yang, kayaknya, sebelumnya mengalir begitu saja tanpa makna. Dengan adanya kegiatan menulis, aliran sejarah itu pun tak terbuang sia-sia.
Sejarah lantas dapat direkam, disebarkan, dan dibaca oleh yang memerlukan. Lewat sejarah yang dibendung atau dituliskan, manusia kemudian dapat belajar dari sejarah. Manusia dapat belajar sejarah tentang dirinya, masyarakatnya, dan hal-hal lainnya. Farndon memang menunjukkan bahwa pada zaman prasejarah orang bisa menyampaikan pemikiran. Cerita-cerita dan informasi berharga dapat dipelajari serta disampaikan secara lisan dari orang ke orang dan generasi ke generasi.
Segala sesuatu—mulai dari dongeng dan puisi kepahlawanan hingga ide-ide praktis seperti bagaimana menguliti beruang—tetap dapat disebarkan ke seluruh dunia dan diingat selama bertahun-tahun dengan cara lisan tersebut. Namun, cerita hanya bisa dipercaya sebagaimana orang yang menceritakannya. Karena berbagai alasan, cerita yang disampaikan secara lisan akan berubah, semakin jauh dari aslinya, seperti permainan bisikan Cina yang terkenal itu—ketika menuliskan ihwal bisikan Cina ini, Farndon memberikan catatan kaki dan menjelaskan apa itu permainan bisikan Cina.
Tanpa membaca penjelasan Farndon soal bisikan Cina tersebut, Anda mungkin pernah melakukan permainan itu dalam sebuah pelatihan berkomunikasi secara efektif. Anda beserta rekan-rekan yang ikut pelatihan dideretkan oleh sang pelatih dan kemudian seorang pelatih membisikkan kepada Anda kata-kata yang hampir sama tetapi maknanya bisa sangat berbeda. Lantas Anda—yang mungkin berada di deretan pertama—menyampaikan bisikan itu kepada rekan Anda di deretan nomor dua. Seterusnya, bisikan itu disampaikan secara berantai hingga ke deretan paling ujung. Apa yang dapat kita petik?
Lewat lisan, informasi awal bisa berubah makna akibat informasi itu terdistorsi oleh pemahaman yang keliru akibat penyampaian yang dilakukan secara terburu-buru. Nah, menurut Farndon, tulisan mengubah semua itu. Tulisan menjaga pesan asli persis seperti yang disampaikan. Hal itu sangat penting untuk kesepakatan legal, misalnya. Komunikasi pun menjadi lebih jelas dan kesalahpahaman—meskipun kadang masih terjadi dikarenakan perbedaan penafsiran—perlahan-lahan mulai teratasi.
Dan yang lebih penting lagi, cerita-cerita dan informasi dapat dibaca oleh siapa saja dan pada waktu kapan saja—perhatikan sinergi-dahsyat antara gagasan tentang menulis ini dengan internet! Anda bisa membaca (mendengarkan) cerita dan informasi itu pada hari berikutnya di tempat yang berbeda atau bahkan Anda masih dapat membacanya pada abad-abad mendatang di mana yang menuliskan cerita atau penyampai informasi itu sudah tiada. Dan, cerita serta informasi itu, selain dapat direkam secara kuat (dibukukan), dapat terus-menerus diperbaiki atau dikembangkan![]

About gurusmp5

suatu tempat yang baik untuk belajar dan mengajar
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s